Implementasi Jemuran Otomatis Berbasis Sensor Hujan dan ESP32

BAB 3 : METODOLOGI PELAKSANAAN

3.1 Metode Pengembangan

Metode yang digunakan dalam proyek ini adalah Waterfall sederhana, yaitu tahapan pelaksanaan dilakukan secara berurutan mulai dari analisis kebutuhan hingga pengujian sistem. Tahapan ini meliputi:

  1. Analisis masalah dan kebutuhan sistem.
  2. Perancangan perangkat keras dan perangkat lunak.
  3. Implementasi sistem pada mikrokontroler ESP32.
  4. Pengujian dan evaluasi kinerja sistem.

3.2 Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan antara lain:

  • Mikrokontroler ESP32
  • Sensor hujan digital
  • Motor DC dengan gearbox
  • Driver motor L298N
  • Kabel jumper, breadboard, dan catu daya
  • Rangkaian mekanis untuk jemuran (frame dan rel)

3.3 Diagram Alir

3.4 Langkah-langkah Implementasi

  1. Perakitan perangkat keras:
    • Pasang motor DC pada mekanisme jemuran.
    • Hubungkan motor DC ke driver L298N.
    • Hubungkan driver L298N ke ESP32.
    • Pasang sensor hujan pada posisi yang memungkinkan deteksi hujan dengan tepat.
  2. Pemrograman ESP32:
    • Membuat kode untuk membaca sensor hujan.
    • Membuat logika kontrol untuk menggerakkan motor DC melalui driver L298N.
    • Mengatur kondisi buka/tutup jemuran sesuai sinyal sensor.
  3. Pengujian Sistem:
    • Uji sistem dengan simulasi hujan (air tetes).
    • Cek respon motor DC saat sensor mendeteksi hujan.
    • Evaluasi performa sistem dalam hal kecepatan, ketepatan, dan keandalan.
  4. Perbaikan dan Penyempurnaan:
    • Sesuaikan kode atau mekanisme jika terjadi kesalahan atau keterlambatan respon.
    • Pastikan sistem bekerja stabil dalam berbagai kondisi.
alfindafisq@student.telkomuniversity.ac.id
alfindafisq@student.telkomuniversity.ac.id
Articles: 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *