Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

OLEH:
| AIDATUL FITRIYA | 607052400002 |
| HADI DEMAWAN | 607052400018 |
| NEVALGA ALGASHA ANANDRIA SAPUTRA | 607052400024 |
D3 TEKNOLOGI TELEKOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU TERAPAN
TELKOM UNIVERSITY
2025
Keamanan penyimpanan barang masih menjadi permasalahan penting, terutama pada sistem konvensional yang menggunakan kunci manual. Kunci mekanik mudah hilang, diduplikasi, dan tidak mampu memberikan informasi ketika terjadi percobaan pembobolan.
Seiring berkembangnya teknologi Internet of Things (IoT), sistem keamanan kini dapat dirancang menjadi lebih cerdas, responsif, dan dapat dipantau jarak jauh. Oleh karena itu, proyek ini mengusulkan sebuah Smart Storage berbasis IoT yang memanfaatkan RFID sebagai verifikasi akses dan notifikasi email real-time sebagai sistem monitoring.
Proyek ini bertujuan untuk:

Sistem Smart Storage bekerja dengan prinsip sederhana namun efektif:
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| ESP32 | Pengendali utama & koneksi WiFi |
| RFID RC522 | Membaca UID kartu |
| Relay | Saklar elektronik untuk solenoid |
| Solenoid Door Lock | Mekanisme pengunci otomatis |
| LCD 16×2 | Menampilkan status sistem |
| Buzzer | Alarm akses tidak sah |
| WiFi | Media komunikasi IoT |
| Email System | Notifikasi real-time |

Internet of Things (IoT) merupakan konsep teknologi yang memungkinkan berbagai perangkat fisik untuk saling terhubung dan berkomunikasi melalui jaringan internet. Perangkat-perangkat tersebut dapat mengumpulkan, mengirim, dan menerima data secara otomatis tanpa interaksi manusia secara langsung. IoT banyak diterapkan pada berbagai bidang, seperti sistem keamanan, kesehatan, industri, dan otomasi rumah.
Dalam sistem keamanan, IoT berperan penting karena memungkinkan pemantauan dan pengendalian perangkat secara real time dari jarak jauh. Penerapan IoT pada sistem penyimpanan memungkinkan pemilik untuk mengetahui kondisi storage setiap saat, termasuk ketika terjadi akses sah maupun tidak sah. Berdasarkan penelitian terdahulu, sistem berbasis IoT terbukti lebih efektif dibandingkan sistem konvensional karena mampu memberikan informasi secara cepat dan akurat.

RFID (Radio Frequency Identification) merupakan teknologi identifikasi otomatis yang menggunakan gelombang radio untuk membaca dan menyimpan data pada sebuah media yang disebut RFID tag. Setiap RFID tag memiliki UID (Unique Identifier) yang bersifat unik dan sulit untuk diduplikasi, sehingga cocok digunakan sebagai sistem verifikasi akses.
Sistem RFID terdiri dari dua komponen utama, yaitu RFID reader dan RFID tag. RFID reader berfungsi untuk membaca UID dari kartu RFID, kemudian data tersebut dikirim ke mikrokontroler untuk diproses. Jika UID terdaftar dalam sistem, maka akses akan diberikan, sedangkan jika tidak terdaftar maka akses akan ditolak.
Teknologi RFID banyak digunakan pada sistem keamanan karena memiliki keunggulan dalam kecepatan pembacaan, akurasi yang tinggi, serta kemudahan integrasi dengan mikrokontroler dan sistem IoT.
2.2.1 Prinsip Kerja RFID
RFID (Radio Frequency Identification) adalah teknologi identifikasi otomatis yang memanfaatkan gelombang radio untuk membaca data dari suatu chip yang disebut RFID tag. Sistem RFID terdiri dari dua komponen utama:
Menurut jurnal Mahajana Informasi, teknologi RFID bekerja dengan cara mendekatkan kartu atau tag ke reader, lalu UID akan terbaca dan dikirimkan ke mikrokontroler untuk diproses sebagai akses diterima atau ditolak. RFID memiliki tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan kunci mekanik karena UID sulit dipalsukan dan setiap tag memiliki identitas unik.
Pada penelitian Smart Rack Inventory, RFID terbukti mampu mendeteksi tag dengan akurasi 100% pada kondisi ideal dan jarak tertentu, menunjukkan keandalannya sebagai sensor identifikasi dalam sistem penyimpanan pintar.

ESP32 merupakan mikrokontroler berbasis sistem terintegrasi (System on Chip) yang dikembangkan oleh Espressif Systems. Mikrokontroler ini dilengkapi dengan fitur Wi-Fi dan Bluetooth, sehingga sangat sesuai untuk pengembangan sistem berbasis Internet of Things (IoT). Dibandingkan dengan ESP8266, ESP32 memiliki performa yang lebih tinggi, jumlah GPIO lebih banyak, serta dukungan multitasking yang lebih baik.
Dalam sistem IoT-Based Smart Storage, ESP32 berfungsi sebagai pusat pengendali utama yang mengoordinasikan seluruh komponen perangkat keras dan komunikasi jaringan. ESP32 menerima data UID dari RFID reader, memproses hasil verifikasi akses, mengendalikan aktuator, serta mengirimkan notifikasi email secara real time melalui jaringan internet.
Peran ESP32 dalam sistem ini meliputi:
Keunggulan ESP32 dalam hal kecepatan pemrosesan dan kestabilan koneksi Wi-Fi menjadikannya lebih andal untuk sistem keamanan yang membutuhkan respon cepat dan pengiriman data secara real time. Oleh karena itu, ESP32 dipilih sebagai mikrokontroler utama dalam perancangan Smart Storage ini.

Solenoid door lock merupakan aktuator elektromagnetik yang digunakan sebagai pengunci otomatis. Solenoid bekerja dengan prinsip elektromagnetik, di mana batang pengunci akan bergerak ketika dialiri arus listrik.
Pada kondisi normal, solenoid berada dalam keadaan terkunci. Ketika sistem menerima akses yang sah dari RFID, NodeMCU akan mengaktifkan relay sehingga arus listrik mengalir ke solenoid dan kunci terbuka. Penggunaan solenoid door lock memberikan tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan kunci mekanik karena lebih sulit untuk dibuka secara paksa.

Relay adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai saklar yang dikendalikan secara elektrik. Relay digunakan untuk menghubungkan atau memutus arus listrik dengan tegangan atau arus yang lebih besar dari kemampuan mikrokontroler.
Dalam sistem Smart Storage, relay digunakan sebagai penghubung antara NodeMCU dan solenoid door lock. NodeMCU memberikan sinyal logika ke relay, kemudian relay mengaktifkan atau menonaktifkan solenoid sesuai dengan hasil verifikasi RFID. Dengan adanya relay, sistem menjadi lebih aman dan stabil dalam mengendalikan aktuator.

LCD 16×2 merupakan perangkat output yang digunakan untuk menampilkan informasi dalam bentuk teks. LCD ini mampu menampilkan 16 karakter dalam dua baris, sehingga cukup untuk menampilkan status sistem.
Pada sistem Smart Storage, LCD digunakan untuk menampilkan informasi seperti:

Buzzer merupakan komponen elektronika yang berfungsi sebagai alat output untuk menghasilkan bunyi atau suara sebagai indikator atau peringatan. Buzzer bekerja dengan mengubah energi listrik menjadi getaran mekanik yang menghasilkan gelombang suara. Dalam sistem elektronik dan IoT, buzzer umum digunakan sebagai penanda kondisi tertentu, seperti kesalahan sistem, peringatan bahaya, atau notifikasi akses tidak sah.
Secara umum, buzzer dibedakan menjadi dua jenis, yaitu buzzer aktif dan buzzer pasif. Buzzer aktif dapat langsung menghasilkan bunyi ketika diberikan tegangan listrik, sedangkan buzzer pasif memerlukan sinyal pulsa atau frekuensi tertentu dari mikrokontroler untuk menghasilkan suara. Pada sistem smart storage ini, buzzer digunakan sebagai indikator audio ketika terjadi akses yang tidak sah atau kartu RFID yang digunakan tidak terdaftar pada sistem.
Penggunaan buzzer sebagai indikator peringatan dapat meningkatkan aspek keamanan, karena pengguna atau lingkungan sekitar dapat langsung mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan melalui sinyal suara yang dihasilkan.

Sistem notifikasi email merupakan bagian penting dalam sistem keamanan berbasis IoT. Notifikasi ini digunakan untuk mengirimkan informasi kepada pemilik storage secara real time ketika terjadi aktivitas tertentu, seperti pembukaan storage atau percobaan akses ilegal.
Pada sistem ini, NodeMCU mengirimkan data ke server email menggunakan koneksi internet. Email notifikasi akan dikirim setiap kali:
Dengan adanya notifikasi email, pemilik dapat segera mengetahui kondisi storage meskipun berada di lokasi yang berbeda.

Sistem notifikasi email merupakan bagian penting dalam sistem keamanan berbasis IoT. Notifikasi ini digunakan untuk mengirimkan informasi kepada pemilik storage secara real time ketika terjadi aktivitas tertentu, seperti pembukaan storage atau percobaan akses ilegal.
Pada sistem ini, NodeMCU mengirimkan data ke server email menggunakan koneksi internet. Email notifikasi akan dikirim setiap kali:
Dengan adanya notifikasi email, pemilik dapat segera mengetahui kondisi storage meskipun berada di lokasi yang berbeda.

✨ Dibandingkan sistem konvensional, Smart Storage ini memiliki kelebihan:
Smart Storage berbasis IoT ini berhasil direalisasikan dan bekerja sesuai perancangan. Integrasi RFID, ESP32, dan sistem notifikasi email mampu meningkatkan keamanan penyimpanan secara signifikan. Sistem ini tidak hanya aman, tetapi juga informatif, modern, dan siap dikembangkan lebih lanjut.